Mengenal Jenis – Jenis Operasi Ambeien

Ambeien atau wasir merupakan suatu penyakit yang sangat menyusahkan bagi penderitanya. Karena ambeien atau wasir ini tumbuh pada area anus penderitanya. Ambeien atau wasir ini merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah pada bagian bawah poros usus, baik di sebelah dalam ataupun sebelah luar lubang anus. Ambeien atau wasir ini dikenal dengan nama hemoroid dalam dunia medis. Bagi penderita ambeien atau wasir yang sudah mencapai stadium atas, biasanya mereka lebih memilih untuk melakukan operasi ambeien. Operasi ambeien ini merupakan salah satu cara pengobatan ambeien yang biasa dilakukan atau disarankan apabila berbagai macam pengobatan dan penanganan lain untuk penyakit ambeien atau wasir ini telah dicoba semua namun tidak berhasil dilakukan. Operasi ambeien ini juga bisa dilakaukan apabila penyakit ambeien atau wasir ini tidak cocok untuk pengobatan tanpa operasi.

Operasi Ambeien yang Sering Diterapkan

Ambeien atau wasir sebenarnya bisa diatasi dengan mengonsumsi obat ambeien herbal, namun jika obat yang dikonsumsi tersebut tidak efektif maka dapat dilakukan pengoperasian terhadap penyakit ambeien atau wasir tersebut. Terdapat banyak prosedur dalam operasi ambeien tersebut. Seperti yang akan dibahas berikut ini:

  • Operasi ini dilakukan dengan mengangkat ambeien atau wasir. Biasanya dilakukan dengan cara membius penderita ambeien atau wasir. Pasien akan tertidur dan tidak merasa kesakitan ketika proses pengangkatan dilakukan. Operasi hemoroidektomi ini melibatkan pembukaan kecil dari anus. Hal ini berfungsi untuk memotong ambeien atau wasir yang ada. Pembedahan akan dilakukan pada jaringan yang berada di sekitar ambeien atau wasir. Pembuluh darah yang membengkak di dalam ambeien atau wasir tersebut akan diikat untuk mencegah pendarahan. Setelah itu ambeien atau wasir tersebut akan diangkat.
  • Ligasi Arteri Hemoroid. Operasi ini dilakukan dengan maksud untuk mengurangi aliran darah ke ambeien atau wasir. Biasanya dilakukan dengan cara pembiusan umum. Operasi ini melibatkan alat pemeriksa ultrasonografi kecil yang dimasukkan ke dalam anus. Alat ini akan menghasilkan suara yang tinggi. Gelombang inilah yang membantu para dokter bedah untuk bisa menemukan lokasi dari pembuluh darah yang membengkak di dalam dan sekitar anus. Setiap pembuluh darah dijahit agar aliran darah yang menuju ke ambeien atau wasir terputus. Operasi ini membuat rasa sakit menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan operasi hemoroidektomi, sehingga penderita yang dioperasi akan lebih puas.
  • Stapled Hemorrhoidopexy. Operasi ini juga dikenal dengan istilah stapling. Operasi ini dilakukan dengan maksud untuk menangani ambeien atau wasir yang menggantung pada luar anus. Ketika proses operasi, bagian dari anorektum atau bagian terakhir pada usus besar akan dijepit atau di staple. Dengan begitu, kemunkinan ambeien atau wasir yang menggantung di luar anus akan lebih kecil. Selain itu, pasokan darah ke ambeien atau wasir juga akan berkurang. Sehingga dapat mengakibatkan penyusutan pada ambeien atau wasir.

 

Risiko dari Operasi Ambeien

Komplikasi dapat muncul setelah proses operasi ambeien dilakukan, namun risiko munculnya kondisi serius tersebut cukup kecil. Terdapat beberapa risiko yang bisa timbul setelah melakukan operasi ambeien atau wasir, yaitu:

  • Kehilangan kontrol ketika buang air besar.
  • Fistulasi ani. Merupakan kemunculan dari saluran kecil di antara anus dan permukaan kulit. Letaknya berada di dekat anus.
  • Retensi urine. Yaitu situasi sulit yang dialami oleh penderita ketika hendak mengosongkan kandung kemih.
  • Stenosis atau penyempitan terhadap lubang anus.
  • Ketika buang air besar akan terjadi pendarahan atau gumpalan darah akan keluar. Hal ini biasanya akan terjadi setelah hari ketujuh setelah proses operasi ambeien dilakukan.


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *